Based on the report of the Ministry of Investment and Downstream Industry/Investment Coordinating Board (BKPM), Latin American investment figures show a figure of $14.3 million with a distribution of 524 projects dominated by Bali and Nusa Tenggara with 59%. This is followed by Java with 35% and Sumatra with an allocation of 5%.
This investment is absorbed by hotels and restaurants dominating 13% of the total investment. Then as much as 10% to housing, industrial estates and office then the least number is absorbed by the paper and printing industry. Although investment in the paper and printing industry is still small, its presence reflects a growing interest in diversifying investment sectors. This growth makes Indonesia an increasingly promising investment destination in Southeast Asia.
—
Berdasarkan laporan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman (BKPM), angka investasi Amerika Latin menunjukan angka $14.3 juta dengan sebaran sebanyak 524 proyek yang didominasi oleh Bali dan Nusa Tenggara sebanyak 59%. Disusul oleh Jawa sebesar 35% dan Sumatera 5%.
Investasi ini diserap oleh hotel dan restoran mendominasi sebesar 13% dari total investasi. Lalu sebanyak 10% ke perumahan, dan angka paling sedikit diserap oleh industri kertas dan percetakan. Meski investasi di sektor industri kertas dan percetakan masih kecil, kehadirannya mencerminkan minat yang meningkat dalam diversifikasi sektor investasi. Pertumbuhan ini menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi yang semakin menjanjikan di kawasan Asia Tenggara.
#InvestInIndonesia #PertumbuhanEkonomi #Indonesia2024 #EconomicGrowth #InvesmentClimate #investasitumbuhindonesiamaju #iipcNewYork #Latam #LatinAmerica
View on Instagram
This investment is absorbed by hotels and restaurants dominating 13% of the total investment. Then as much as 10% to housing, industrial estates and office then the least number is absorbed by the paper and printing industry. Although investment in the paper and printing industry is still small, its presence reflects a growing interest in diversifying investment sectors. This growth makes Indonesia an increasingly promising investment destination in Southeast Asia.
—
Berdasarkan laporan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman (BKPM), angka investasi Amerika Latin menunjukan angka $14.3 juta dengan sebaran sebanyak 524 proyek yang didominasi oleh Bali dan Nusa Tenggara sebanyak 59%. Disusul oleh Jawa sebesar 35% dan Sumatera 5%.
Investasi ini diserap oleh hotel dan restoran mendominasi sebesar 13% dari total investasi. Lalu sebanyak 10% ke perumahan, dan angka paling sedikit diserap oleh industri kertas dan percetakan. Meski investasi di sektor industri kertas dan percetakan masih kecil, kehadirannya mencerminkan minat yang meningkat dalam diversifikasi sektor investasi. Pertumbuhan ini menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi yang semakin menjanjikan di kawasan Asia Tenggara.
#InvestInIndonesia #PertumbuhanEkonomi #Indonesia2024 #EconomicGrowth #InvesmentClimate #investasitumbuhindonesiamaju #iipcNewYork #Latam #LatinAmerica
View on Instagram