Founded in 2013, Indonesian startup eFishery is transforming aquaculture with its smart, IoT-based feeders. eFishery recently secured USD 200 million in Series D funding, reaching unicorn status with a valuation over USD 1.3 billion.
Their technology optimizes feeding, reduces waste, and boosts productivity, enhancing the livelihoods of smallholder farmers. In 2022 alone, they sold 62 million fish, 14 million shrimp, and managed 12,000 ponds.
Now, they’re ready to make waves in the US market, promoting sustainable and efficient fish farming.
—
Didirikan pada tahun 2013, startup Indonesia eFishery mentransformasikan budidaya perikanan dengan pengumpannya yang cerdas dan berbasis IoT. eFishery baru-baru ini mendapatkan pendanaan Seri D sebesar USD 200 juta, mencapai status unicorn dengan valuasi lebih dari USD 1,3 miliar.
Teknologi mereka mengoptimalkan pemberian pakan, mengurangi limbah, dan meningkatkan produktivitas, sehingga meningkatkan penghidupan petani kecil. Pada tahun 2022 saja, mereka menjual 62 juta ikan, 14 juta udang, dan mengelola 12.000 tambak.
Kini, mereka siap membuat terobosan di pasar Amerika, mempromosikan budidaya ikan yang berkelanjutan dan efisien.
#investinindonesia #technology #farming #investasitumbuhindonesiamaju #BKPM #investment #startup #efishery
View on Instagram
Their technology optimizes feeding, reduces waste, and boosts productivity, enhancing the livelihoods of smallholder farmers. In 2022 alone, they sold 62 million fish, 14 million shrimp, and managed 12,000 ponds.
Now, they’re ready to make waves in the US market, promoting sustainable and efficient fish farming.
—
Didirikan pada tahun 2013, startup Indonesia eFishery mentransformasikan budidaya perikanan dengan pengumpannya yang cerdas dan berbasis IoT. eFishery baru-baru ini mendapatkan pendanaan Seri D sebesar USD 200 juta, mencapai status unicorn dengan valuasi lebih dari USD 1,3 miliar.
Teknologi mereka mengoptimalkan pemberian pakan, mengurangi limbah, dan meningkatkan produktivitas, sehingga meningkatkan penghidupan petani kecil. Pada tahun 2022 saja, mereka menjual 62 juta ikan, 14 juta udang, dan mengelola 12.000 tambak.
Kini, mereka siap membuat terobosan di pasar Amerika, mempromosikan budidaya ikan yang berkelanjutan dan efisien.
#investinindonesia #technology #farming #investasitumbuhindonesiamaju #BKPM #investment #startup #efishery
View on Instagram